header.jpg

Rombongan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Jambi, yang dipimpin oleh Kepala Badan H.M. Zubaidi AR,S.H.,M.Si mengunjungi Politeknik Jambi, Jumat 2/12. Kunjungan ini adalah dalam rangka tindak lanjut dari perjanjian kerjasama atau memorandum of understanding (MoU) yang telah ditandatangani pada hari Kamis 24 Novenber 2016 yang lalu. Rombongan disambut oleh Direktur Politeknik Jambi Ir. Hilda Porawati,M.T., Pembantu Direktur I Darmuji Jais,M.Pd., Pembantu Direktur II Novarini,S.T.,M.T. dan Tim Inovasi Unggulan dari Politeknik Jambi.

Tim Inovasi Unggulan Politeknik Jambi memaparkan desain Rancang Bangun Mesin Pengepres Karet (Rubber Sheeting Machine) Lima Roll yang merupakan Usulan Tim Inovasi Unggulan Politeknik Jambi yang dipaparkan oleh Ari Kurniawan,S.T. Rancangan mesin pengepres ini memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan yang ada di pasaran. Menggunakan tenaga listrik dan bisa dimodifikasi dengan mesin diesel atau premium mesin ini dirancang portabel (ringkas) sehingga bisa dipindahkan dengan cepat (mobile) tentunya bisa menyesuaikan dengan ketersediaan sumber daya yang ada di daerah. Mesin ini juga mudah dalam perawatan karena ada banyak suku cadang yang tersedia di pasaran, papar Ari Kurniawan yang merupakan dosen Prodi Teknik Mesin.

Diskusi sekaligus presentasi yang dipimpin oleh Ir. Hilda Porawati,M.T. sangat menarik karena terungkap mesin tersebut akan mampu menghasilkan produk olahan karet mentah Ribbed Smoked Sheets (RSS) sepanjang 100 meter dalam 50 menit. Dengan menggunakan daya listrik 1500 Kwh tentunya akan menghasilkan biaya yang lebih rendah dengan produk sejenis yang ada di pasaran.

Kepala Balitbangda Provinsi Jambi H.M. Zubaidi AR,S.H.,M.Si dalam tanggapannya mengharapkan rancang bangun atau prototype mesin pengepres karet ini sudah harus selesai dan di uji coba dengan sempurna pada tanggal 6 Januari 2017. Tanggal tersebut adalah bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Provinsi Jambi. Pada tanggal 6 Januari tersebut mesin ini rencananya akan di presentasikan di hadapan Gubernur Jambi dan pamerkan oleh Balitbangda untuk dapat digunakan meningkatkan produktifitas karet rakyat Jambi.

Zubaidi juga mengharapkan produk akhir dari RSS yang di rancang bangun Politeknik Jambi harus lebih baik dibandingkan dengan yang ada saat ini. Kadar air harus berada  dibawah 12% seperti yang dipersyaratkan dalam standar internasional. Lubang-lubang udara dalam karet yang menurunkan kualitas juga diminimalisir, secara umum RSS yang dihasilkan harus lebih baik, demikian Zubaidi. (WD)